sponsoredreviews

Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com

4/27/2014

bread of the day : sahabat yang sebenarnya

Posted by willy setiawan on 19:53 with No comments

KAWAN ....

Sebatang pohon berbuah sangat lebat. Buahnya terlihat kuning keemasan.
Seekor burung jalak hinggap di pohon tersebut & dgn lantang memuji pohon itu."Pohon yg amat subur & terlihat indah sekali dgn buah yg cantik". Lalu si pohon menjawab :"Kawan, tinggallah ditempatku ini!".
Lalu, seekor burung kenari terbang ke pohon tersebut, menghadap ke arah pohon ini, sambil bernyanyi :"Pohon ini sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus bak bidadari". Pohon pun menjawab nyanyian si kenari :"Jika dikau ingin memakan buahku, ambil saja kawan!".
Seekor burung pelatuk hinggap juga ke pohon yg subur ini, Ia mematuk-matuk di sana-sini, di seluruh badan pohon, membuat pohon amat kesakitan. Kemudian burung pelatuk berkata :"Aku melihat di dalam tubuhmu ada seekor ulat yg menjijikkan, aku ingin mematuknya keluar. Jika tidak, maka kau akan kesakitan dimakan oleh ulat". Si pohon marah lalu berkata :"Omong kosong, kamu mematukku, sengaja ingin membunuhku kan? Cepat pergi dari sini!". Burung pelatuk akhirnya pergi."
Tak berapa lama, si pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning berguguran. Sembari itu, dahannya juga layu, tidak bisa berbuah lagi. Burung jalak pergi meninggalkannya, burung kenari juga tdk datang bernyanyi lagi.
Suatu hari, burung pelatuk menghampirinya lagi, walaupun pohon menjerit kesakitan, ia tdk peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat di tubuh pohon termakan habis.
Dua minggu kemudian, daun pohon ini tumbuh kembali, hijaunya mulai terlihat, lebat lalu berbuah lagi seperti semula.
Dengan perasaan terharu sang pohon berkata : "Ternyata yg bernyanyi & memuji kita belum tentu kawan, tetapi yg memikirkan & bersedia menunjukkan KEKURANGAN & membantu kita, itulah kawan sejati".

Nah sobat, seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mengelus untuk memanipulasi. Orang yg berbuat baik pada kita saat kita sedang dalam kejayaan belum tentu akan terus ada di saat kita dalam penderitaan....

0 comments:

Post a Comment